siberpatroli.co.id || SIMALUNGUN-Puskesmas Bandar Huluan menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektoral Kamis ( 27/02/2025 ) bertempat di Ruang Harungguan Kantor Camat Bandar Huluan sekira jam 10.00 wib.

Hadir pada kesempatan ini,Camat Bandar Huluan Akbar P Siregar SSTP MSi, UPTD Puskesmas Dr Imas Widianigsih, Babinsa Serda Angga Arisandi, Tokoh Masyarakat Susilo Apro, Sugiar mewakili UPTD Pendidikan kecamatan Bandar Huluan, Pangulu Bandar Betsy II Toto Suhartono,dan para Sekdes mewakili Pangulu.dan seluruh pos yandu,bidan desa .
Dalam kesempatan ini diawali Sambutannya dan arahan Camat Bandar Huluan Akbar P Siregar SSTP Msiengatan bahwa membangun komitmen lintas sektoral kita mewujudkan Drajat kesehatan setinggi-tingginya ,hal ini bakanlah menjadi tanggung jawab pihak kesehatan saja atau Rumah Sakit,tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama secara kolektif,bagi seluruh yang terkait atau yang tidak berkaitan.Oleh karna ituari kita ikuti Lokakarya ini dengan baik,ungkapnya.

Selanjutnya Dr Imas Wirdaningsih memberikan pemaparan terkait 3
(tiga) hal mendasar yang menjadi fokus dalam penerapan Transformasi Layanan Kesehatan Primer, yaitu:
Penerapan siklus hidup sebagai platform integrasi pelayanan kesehatan sekaligus platform penguatan promosi dan pencegahan, dalam hal ini paket pelayanan sesuai siklus hidup telah disusun meliputi edukasi, pencegahan, skrinning, diagnosis, pengobatan serta konseling;
Mendekatkan pelayanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan dusun; serta
memperkuat pemantauan wilayah setempat melalui digitalisasi sistem informasi pelayanan kesehatan primer yang menghaslkan situasi kesehatan per desa mencakup pola penyakit dan cakupan pelayanan.
pada
Dengan semakin pentingnya keberadaan posyandu di tengah masyarakat, besar harapan kiranya bersama-sama melalui kegiatan ini dapat menyatukan semangat, persepsi, dukungan serta komitmen tinggi untuk berkotribusi nyata dan aktif dalam pengembangan posyandu sesuai dengan kondisi dan situasi yang dihadapi setiap daerah melalui enam pilar transformasi kesehatan.
Salah satu pilar utama yaitu Transformasi layanan kesehatan primer yang dijalankan untuk mengatasi berbagai tantangan dalam pencapaian indikator kesehatan nasional.ujarnya.
Dikatakan Pelayanan kesehatan difokuskan ke arah pencegahan yang merupakan transformasi kesehatan di pilar pertama yakni transformasi layanan primer. Transformasi ini adanya di Puskesmas dan Posyandu.
Masih menurut Dr Imas, pentingnya revitalisasi Posyandu supaya fokus ke depannya lebih banyak menjaga orang agar tetap sehat bukan mengobati orang yang sakit. Jika dinilai dari sisi biaya, menjaga orang tetap sehat lebih murah daripada mengobati orang sakit. Tidak hanya itu, orang yang kesehatannya dijaga akan memiliki kualitas kesehatan yang lebih baik.
Masih menurut Dr Imas sebenarnya Posyandu sudah berdiri lama tapi sempat tidak tersentuh padahal mereka adalah kader-kader kesehatan yang paling depan yang paling bisa menjaga kesehatan masyarakat.
Sekarang mempersiapkan bagaimana mereka bisa disentuh agar bisa kembali lagi melayani kesehatan masyarakat. Sekarang Posyandu bisa melayani bayi, Ibu, anak-anak, remaja, dewasa, sampai lansia.pingkasnya.*
Pewarta: J.A.T Purba
Editor : Redaksi
www.siberpatroli.co.id










