BeritaKADIV HUMAS POLRINasional

Dibalik Seragam Yang Tercoreng Ada Jutaan Pengabdian Yang Terlupakan

45
×

Dibalik Seragam Yang Tercoreng Ada Jutaan Pengabdian Yang Terlupakan

Sebarkan artikel ini

Jakarta // Siberpatroli.co.id – Dibalik seragam yang tercoreng oleh 1 oknum polri, ada jutaan polisi mengabdi dengan setulus hati yang jarang tersorot,24/2/2026.Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang berjuang untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, bahkan dalam situasi yang paling sulit sekalipun.

Aku masih ingat, ada seorang polisi yang bernama Bapak Agus, yang telah mengabdi selama 20 tahun. Suatu hari, ia harus meninggalkan anaknya yang masih kecil untuk menjaga keamanan di lapangan. Ia tidak bisa melihat anaknya tumbuh dewasa, tidak bisa melihat anaknya lulus sekolah, dan tidak bisa melihat anaknya menikah.

Tapi, Bapak Agus tidak pernah menyerah. Ia terus berjuang, terus melayani, dan terus menjaga keamanan masyarakat. Ia tahu bahwa tugasnya sebagai polisi adalah untuk melindungi dan melayani masyarakat, dan ia tidak akan pernah menyerah.

Kisah Bapak Agus bukanlah satu-satunya. Ada jutaan polisi lainnya yang juga berjuang dengan setulus hati, yang juga meninggalkan keluarga mereka untuk menjaga keamanan masyarakat. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa, yang tidak pernah meminta imbalan atau pengakuan.

Tapi, apa yang mereka dapatkan? Mereka mendapatkan cacian, mereka mendapatkan hinaan, dan mereka mendapatkan tuduhan. Mereka adalah korban dari kesalahan oknum, korban dari ketidakadilan, dan korban dari ketidakpercayaan masyarakat.

Tapi, kita tidak boleh melupakan. Kita tidak boleh melupakan pengabdian mereka, kita tidak boleh melupakan pengorbanan mereka, dan kita tidak boleh melupakan jasa mereka. Mereka adalah pahlawan, mereka adalah polisi, dan mereka adalah kita.

Jadi, mari kita ucapkan terima kasih kepada semua polisi yang berjuang dengan setulus hati. Mari kita hormati pengabdian mereka, mari kita hargai pengorbanan mereka, dan mari kita percaya pada mereka.

Karena, dibalik seragam yang tercoreng, ada jutaan pengabdian yang terlupakan. Dan kita harus mengingatnya, kita harus menghargainya, dan kita harus memperjuangkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250

Example 728x250
error: Content is protected !!