BencanaBeritaDaerah

Jago Merah Mengamuk di Jalan Pelita Parenggean, Tiga Rumah Kayu Rata dengan Tanah

50
×

Jago Merah Mengamuk di Jalan Pelita Parenggean, Tiga Rumah Kayu Rata dengan Tanah

Sebarkan artikel ini

SAMPIT // Siberpatroli.co.id – Suasana siang di Kelurahan Parenggean yang semula tenang mendadak mencekam. Kobaran api besar menghanguskan sedikitnya tiga unit rumah warga di Jalan Pelita, RT 13/RW 03, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (04/04/2026) siang.

Konstruksi bangunan yang mayoritas berbahan kayu membuat api dengan cepat merambat, menyisakan puing-puing arang di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula sekitar pukul 13.30 WIB. Kapolresta Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Parenggean AKP Danny Arrizal Saputra, S.Trk., S.I.K., mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan darurat dari masyarakat melalui Piket SPKT.

“Begitu menerima informasi, personel segera meluncur ke TKP. Kondisi api saat itu sudah membesar dan melahap bangunan kayu yang saling berdekatan,” ujar AKP Danny.

Bahu-Membahu Padamkan Api

Upaya pemadaman berlangsung dramatis selama kurang lebih satu jam. Sinergi antara relawan pemadam kebakaran, personel Damkar, anggota Polsek dan Koramil, serta dukungan penuh dari masyarakat setempat menjadi kunci api tidak meluas ke pemukiman padat lainnya.

Berkat kerja keras tim gabungan, api berhasil dijinakkan total (pendinginan) pada pukul 14.30 WIB. Beruntung, sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah tersebut.

Penyebab Masih Misteri

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui titik awal api dan penyebab pasti kebakaran. Area di sekitar lokasi telah dipasangi garis polisi guna kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan. Kami juga sedang membantu para korban untuk melakukan pendataan terkait kerugian materiil. Saat ini korban masih mengecek barang-barang yang sekiranya bisa diselamatkan,” tambah Kapolsek.

Analisis Redaksi: Kerawanan Bangunan Non-Permanen

Musibah kebakaran di wilayah pemukiman padat dengan konstruksi kayu kembali menjadi alarm bagi warga Kalimantan Tengah, khususnya di Kotawaringin Timur.

Kecepatan respon petugas (response time) memang patut diapresiasi, namun mitigasi dini terkait instalasi listrik dan penggunaan kompor di bangunan non-permanen tetap menjadi pekerjaan rumah bersama.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, guna menghindari terjadinya korsleting listrik yang kerap menjadi pemicu utama kebakaran di kawasan padat penduduk.

Sumber: Humas Polsek Parenggean

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250

Example 728x250
error: Content is protected !!