BeritaDitjenpas KaltengJAKARTA

Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng Hadiri Penutupan IPPAFest 2025 di Jakarta

198
×

Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng Hadiri Penutupan IPPAFest 2025 di Jakarta

Sebarkan artikel ini

Siberpatroli.co.id // Jakarta — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, menghadiri secara langsung acara penutupan Indonesia Prison Product and Art Festival (IPPAFest) Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta, pada Rabu (23/4/2025).

Acara ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan IPPAFest yang telah berlangsung sejak 21 April dan menampilkan berbagai karya serta kreativitas warga binaan dari seluruh Indonesia.

Acara penutupan IPPAFest 2025 ditutup secara resmi oleh Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Dalam sambutannya, Silmy menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas warga binaan yang terus berkembang serta pentingnya dukungan dari semua pihak dalam proses reintegrasi sosial mereka.

Penutupan ini juga turut dihadiri Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, serta seluruh Kepala Kantor Wilayah dari berbagai provinsi.

Acara penutupan tersebut diisi dengan penampilan seni budaya daerah Reog Ponorogo oleh warga binaan. Tak hanya menyuguhkan hiburan, penutupan IPPAFest juga menjadi ajang penganugerahan penghargaan bagi Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang memenangkan berbagai kategori yang diadakan dalam IPPAFest 2025.

Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi aktif jajarannya dalam IPPAFest 2025.

“Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa warga binaan mampu menciptakan karya bernilai dan berdaya saing. Kami di Kanwil Kalteng akan terus mendukung pembinaan yang berorientasi pada produktivitas dan seni,” ungkapnya.

Lebih lanjut, I Putu Murdiana juga menekankan bahwa IPPAFest bukan sekedar ajang pameran, tetapi juga sarana memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan, masyarakat, dan dunia usaha.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa membuka jalan bagi warga binaan untuk diterima kembali di tengah masyarakat dengan membawa identitas baru yang positif,” pungkasnya.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250

Example 728x250
error: Content is protected !!