BeritaHukum Dan KeadilanKorupsiNasional

Memalukan!..Dugaan Korupsi THR,Oknum Ketua PWI Diduga Sikat’ Hak Anggota

127
×

Memalukan!..Dugaan Korupsi THR,Oknum Ketua PWI Diduga Sikat’ Hak Anggota

Sebarkan artikel ini

Siberpatroli.co.id // Ogan Ilir, Sumatera Selatan – Kasus dugaan penyelewengan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk wartawan menggegerkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Ilir. Seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang pernah menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI setempat, diduga mengambil sebagian amplop THR dari Bupati yang seharusnya dibagikan kepada anggota.

Viral di Medsos, Permintaan ‘Ambil Sisa Amplop’ Jadi Sorotan:

Kasus ini mencuat setelah sebuah pesan di media sosial beredar luas, mempertanyakan pengambilan sisa amplop THR dengan alasan hanya tersisa 20 buah. Pesan tersebut ditujukan kepada Henny P, salah seorang terkait, berbunyi:
@Henny P PWI Ogan Ilir tolong brpo total amplop dari Bupati yang diambil, krna sisa amplop cuma 20 buah.

Kemarahan Wartawan: “Rusak Nama PWI!”

Kabar ini langsung memicu amarah anggota PWI Ogan Ilir yang merasa hak mereka dikorupsi.

Seorang wartawan yang enggan disebut namanya geram:
“Ini tindakan memalukan! PWI pusat sudah tercoreng, sekarang Ogan Ilir ikut-ikutan bikin malu. THR itu hak kami, bukan untuk dikorupsi!”

Bantahan Diskominfo: “20 Amplop Sudah Diserahkan ke Bendahara PWI”
Sementara itu, Ruly, Kabid IPK Diskominfo Ogan Ilir, mengklarifikasi bahwa 20 amplop THR dari Bupati telah diserahkan ke Bendahara PWI dengan berita acara dan daftar penerima.
“THR dari Bupati sudah ada daftar penerimanya. Bagi yang belum menerima, silakan langsung menghadap Bupati,”tegasnya.

Desakan Investigasi:
PWI Diminta Buka Suara
Tekanan publik kian menguat, mendesak PWI Ogan Ilir mengusut tuntas dugaan penyelewengan ini.

Sejumlah jurnalis menuntut transparansi:
“PWI Ogan Ilir jangan diam! Kasus seperti ini merusak kepercayaan. Oknum yang terlibat harus bertanggung jawab!

Kini, sorotan tertuju pada langkah tegas PWI untuk mengungkap kebenaran di balik skandal yang mencoreng martabat wartawan.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250

Example 728x250
error: Content is protected !!