Kalimantan Tengah // Siberpatroli.co.id – Bulan suci Ramadhan adalah momen istimewa yang penuh berkah, kebersamaan, dan peningkatan ibadah. Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, sahur, hingga berbuka, serta aktivitas sehari-hari, Polri hadir dengan pendekatan yang humanis dan proaktif.
Berikut adalah beberapa saran dan himbauan penting bagi jajaran Polri dalam menghadapi Ramadhan:
1. Peningkatan Patroli & Keamanan di Lokasi Strategis:
Fokus: Pasar Takjil, Masjid, Pusat Perbelanjaan, dan Jalur Mudik (menjelang Idul Fitri).
Tujuan: Mencegah tindak kriminalitas seperti pencopetan, pencurian kendaraan bermotor, serta memastikan kelancaran lalu lintas.
Saran: Libatkan personel Sabhara dan Lalu Lintas secara optimal, dengan penekanan pada tindakan preventif dan persuasif.
2. Pendekatan Humanis & Edukatif dalam Penegakan Aturan:
Tindakan: Mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, menjaga jarak aman, dan protokol kesehatan (jika masih relevan).
Saran: Hindari tindakan represif yang tidak perlu. Gunakan bahasa yang santun dan mudah dipahami, serta berikan contoh langsung mengenai pentingnya kedisiplinan.
Contoh Implementasi: Membagikan brosur atau stiker imbauan keselamatan berlalu lintas saat Operasi Keselamatan, atau memberikan teguran lisan yang bersifat membina.
3. Program “Polri Peduli Ramadhan”:
Kegiatan Sosial:
Bakti Sosial: Pembagian takjil gratis di jalanan atau panti asuhan.
Sahur On The Road (SOTR) dengan Pesan Positif: Mengedukasi masyarakat agar SOTR tetap tertib dan tidak mengganggu ketenteraman umum.
Donasi & Bantuan: Menggalang dan menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu atau lansia, bekerja sama dengan masyarakat atau lembaga terkait.
Tujuan: Mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, menumbuhkan rasa empati, dan menunjukkan sisi kemanusiaan Polri.
4. Pengaturan Lalu Lintas Jelang Buka Puasa & Sholat Tarawih:
Titik Rawan: Persimpangan jalan dekat masjid besar atau pasar takjil yang cenderung padat.
Saran: Penempatan personel di titik-titik tersebut untuk mengurai kemacetan, membantu penyeberang jalan, dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Inovasi: Menggunakan media sosial untuk menginformasikan kondisi lalu lintas terkini.
5. Pencegahan Gangguan Kamtibmas Spesifik Ramadhan:
Fokus: Perang sarung, balapan liar, dan petasan yang mengganggu ibadah atau ketenangan.
Saran: Lakukan patroli malam secara rutin, terutama di daerah rawan, dan berikan teguran atau pembinaan kepada para pelaku, khususnya remaja. Libatkan tokoh masyarakat atau pemuda setempat dalam upaya pencegahan.
6. Pemanfaatan Teknologi & Komunikasi Efektif:
Media Sosial: Menggunakan platform media sosial untuk menyebarkan informasi kamtibmas, tips aman Ramadhan, dan jadwal kegiatan positif Polri.
Layanan Aduan: Memastikan saluran aduan masyarakat berfungsi optimal untuk laporan gangguan keamanan atau keluhan.
Tujuan Akhir: Dengan pendekatan humanis, proaktif, dan kolaboratif, diharapkan Polri dapat menciptakan suasana Ramadhan yang khusyuk, aman, nyaman, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Semoga saran ini bermanfaat untuk jajaran Polri dalam menjalankan tugas mulia mereka di bulan Ramadhan!












