SAMPIT // Siberpatroli.co.id – Warga di sekitar Jalan Delima 7, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak gempar.
Seorang pria berinisial SWD (51) ditemukan meninggal dunia di dalam barak (kontrakan) miliknya pada Jumat siang (10/04/2026).
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Ketapang AKP Anis, mengonfirmasi kejadian tersebut.
Ia menjelaskan bahwa penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan warga sekitar.

Kronologi Penemuan
Kecurigaan muncul ketika salah satu tetangga (Saksi I) menyadari bahwa korban tidak pernah terlihat keluar dari rumah selama dua hari terakhir.
Merasa ada yang tidak beres, saksi kemudian melapor kepada pemilik barak dan Ketua RT setempat.
“Sekitar pukul 12.30 WIB, warga bersama Ketua RT memutuskan untuk mengecek kondisi korban. Karena pintu barak terkunci rapat dari dalam, warga terpaksa masuk dengan cara membobol pintu,” ujar AKP Anis.
Saat berhasil masuk, saksi menemukan korban dalam posisi terbaring di atas tempat tidur dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Kejadian ini segera dilaporkan ke Polsek Ketapang, yang langsung menurunkan Unit Reskrim untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasil Pemeriksaan Medis
Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI ke RSUD dr. Murjani Sampit.
Berdasarkan hasil pemeriksaan visum luar (Visum et Repertum) oleh tim medis yang disaksikan saksi-saksi, petugas tidak menemukan adanya indikasi kekerasan.
- Tanda Kekerasan: Nihil.
- Kondisi Tubuh: Tidak ditemukan luka fisik.
Pihak Keluarga Tolak Otopsi
Pihak keluarga korban menyatakan telah mengikhlaskan kejadian ini. Berdasarkan keterangan keluarga, SWD diketahui memiliki riwayat penyakit menahun sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian dan telah membuat surat pernyataan resmi.
Jenazah akan segera diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman,” tutup Kapolsek. (Hms)












