BeritaKalimantan TengahKASAT LANTAS

Warga Kotim Berduka, Pria Paruh Baya Pengatur Lalulintas Diduga Ketabrak Pengendara Motor

152
×

Warga Kotim Berduka, Pria Paruh Baya Pengatur Lalulintas Diduga Ketabrak Pengendara Motor

Sebarkan artikel ini

Siberpatroli.co.id // Sampit (Kalteng) — “Masyarakat kotim berduka”, pasalnya Seorang pria paruh baya yang biasanya mengatur arus lalulintas tepatnya di ruas Jalan Tjilik Riwut – Sampurna, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sampit, Minggu (1/6/2025) pagi.

Seorang pria bernama Hari (62), dikenal dengan panggilan ‘pak ogah’ yang sering mengatur arus lalu lintas di wilayah tersebut, mengalami kecelakaan tragis hingga meninggal dunia setelah ditabrak pengendara motor.

Informasi yang berhasil di himpun oleh media ini, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB pagi.

Menurut keterangan warga yang enggan di sebutkan namanya bahwa,kejadian bermula saat korban tengan menyeberang jalan hendak memulai untuk mengatur arus lalu lintas.

Na’asnya, secara tiba – tiba dari arah selatan datang pengendara motor yang diduga kuat masih di bawah umur sembari membonceng temannya dengan kecepatan tinggi hingga menabrak korban.

Akibatnya, Ogah langsung merenggang nyawa di tempat kejadian dengan luka di bagiak kepala,kaki dan tangannya, terang salah satu saksi mata.

Menurut keterangan warga yang identitasnya diminta untuk di rahasiakan bahwa, pelaku yang menabrak korban diduga sedang balap liar dan melarikan diri dari petugas.

Menyikapi kejadian tersebut,sontak warga yang berada di lokasi kejadian berinisiatif untuk mengangkat tubuh korban.

Sementara itu pelaku yang menabrak korban dilarikan ke RSUD Dr Murjani Sampit untuk mendapatkan perawatan serius.

“Secara terpisah” sàlah satu warga kecamatan sawahan mewakili masyarakat kotim mengucapkan rasa belasungkawa,semoga amal ibadah almarhum di terima di sisi Allah SWT.

Kami sangat berterimakasih telah di bantu dengan tulus dan ikhlas, untuk mengatur lalulintas selama ini, kami benar – benar kehilangan sosok seperti almarhum pak Ogah pungkasnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250

Example 728x250
error: Content is protected !!