
Siberpatroli.co.id || SIMALUNGUN – Dalam upaya menjaga hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan lingkungan sekitar, PTP Nusantara IV (PTPN IV) Regional I Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Mangkei menggelar kegiatan Pelaksanaan Penyusunan Dokumen Penilaian Dampak Sosial atau Social Impact Assessment (SIA) Bersama Pemangku Kepentingan (Stakeholders) Tahun 2026.
Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Ruang Aula Kantor PKS Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis (04/06/2026).
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dibuka langsung oleh Manajer PKS Sei Mangkei, Muhamad Abdu. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat dan instansi yang bersedia meluangkan waktu untuk hadir.
”Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran, waktu, dan partisipasi aktif dari seluruh undangan. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian sangat penting bagi kemajuan bersama,” ujar Muhamad Abdu.
Dihadiri Berbagai Elemen Strategis
Kegiatan krusial ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, di antaranya:
Operation Head I Rina Tanjung.
Perwakilan Manajemen: Pimpinan Kebun Bandar Betsy dan Pimpinan Kebun Bangun yang masing-masing diwakili oleh Asisten Personalia Kebun (APK).

Unsur Forkopimca: Camat Bosar Maligas, Camat Bandar, Camat Bandar Masilam, Camat Pematang Bandar, dan Camat Bandar Huluan.
Aparat Keamanan: Perwakilan Polsek Bandar Huluan, Koramil Bandar, serta Koramil Bosar Maligas yang diwakili oleh Babinsa.
Mitra & Pekerja: Stakeholder pemasok TBS dari pihak masyarakat, perwakilan SPBUN, serta karyawan PKS Sei Mangkei, Kebun Bangun, dan Kebun Bandar Betsy. Mitra Publik: Para insan pers/jurnalis. Pemaparan Tim Konsultan dan Diskusi Interaktif
Dalam agenda utama, Tim Konsultan SIA memaparkan materi mengenai pentingnya penyusunan dokumen penilaian dampak sosial ini.
Tim konsultan didampingi pimpinan PTPN IV Regional I Kantor Direksi TJSL I SKH Ade Dharmawan. Tim konsultan menegaskan
bahwa pelaksanaan SIA di PKS Sei Mangkei memiliki manfaat yang sangat besar, khususnya bagi masyarakat sekitar perusahaan.
”Kami berharap ke depannya program ini dapat berjalan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan, sehingga mampu terus menampung aspirasi dari para stakeholder maupun masyarakat luas,” ungkap perwakilan Tim Konsultan.
Untuk menjaring aspiratif secara maksimal, para undangan kemudian dibagi ke dalam 6 meja diskusi. Pada sesi ini,
Tim Konsultan melakukan tanya jawab interaktif secara langsung dengan para stakeholder, yang meliputi rekanan kemitraan pemerintahan, pemasok TBS pihak ketiga, hingga insan pers.
Seluruh masukan, saran, dan hasil tanya jawab yang telah dihimpun oleh Tim Konsultan SIA nantinya akan disampaikan langsung kepada manajemen perusahaan perkebunan. Langkah ini diambil agar perusahaan dapat merumuskan solusi terbaik demi menjaga hubungan kerja sama yang sinergis dan harmonis antara rekanan, masyarakat, dan perusahaan.
Kegiatan penyusunan dokumen dampak sosial ini berjalan dengan lancar dan kondusif hingga akhir. Acara resmi ditutup dengan doa bersama pada pukul 12.30 WIB.[SGN]












