Berita

Satu Bulan Berlalu, Pelaku Tabrak Lari Bocah 12 Tahun di Kampuri Masih Buron: Kuasa Hukum Desak Ketegasan Polres Gumas

2621
×

Satu Bulan Berlalu, Pelaku Tabrak Lari Bocah 12 Tahun di Kampuri Masih Buron: Kuasa Hukum Desak Ketegasan Polres Gumas

Sebarkan artikel ini

Siberpatroli.co.id // GUNUNG MAS, Kalteng – Penanganan kasus tabrak lari yang menewaskan seorang bocah berumur 12 tahun di Desa Kampuri, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dinilai jalan di tempat. Meski peristiwa naas tersebut telah berlalu hampir satu bulan, Unit Satlantas Polres Gunung Mas hingga kini belum berhasil mengidentifikasi maupun menangkap pelaku.

​Kecelakaan yang merenggut nyawa korban terjadi pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Lamanya penanganan perkara membuat pihak keluarga geram hingga memutuskan turun tangan langsung menghimpun bukti di lapangan.

​Didampingi kuasa hukumnya, Robertus Martin Tuah, S.H., keluarga korban menyisir Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan bukti petunjuk secara mandiri. Tim melakukan pemeriksaan rekaman CCTV di sejumlah titik strategis di Desa Kampuri hingga menelusuri kamera pengawas di sepanjang rute yang diduga menjadi jalur pelarian kendaraan pelaku. Selain itu, beberapa warga lokal yang berada di sekitar lokasi kejadian turut dimintai keterangan.

​Usai melakukan penelusuran lapangan bersama jurnalis, Robertus mendatangi Unit Satlantas Polres Gunung Mas untuk mempertanyakan progres penyidikan perkara tersebut.

​”Sejauh ini kami menilai belum ada tindakan konkret dari pihak kepolisian. Keluarga korban berhak mendapat kepastian hukum dan kejelasan proses penyidikan atas musibah ini,” tegas Robertus saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (23/7/2026).

​Robertus mendesak penyidik bergerak lebih progresif dan transparan. Menurutnya, temuan rekaman CCTV dan kesaksian warga yang berhasil dihimpun sebenarnya sudah cukup menjadi pijakan awal bagi kepolisian untuk mendeteksi keberadaan pelaku.

Polisi Masih Bungkam

​Hingga berita ini ditayangkan, pihak Unit Satlantas Polres Gunung Mas belum memberikan keterangan resmi atau memberikan tanggapan terkait sejauh mana perkembangan penyelidikan kasus ini.

​Lambannya pengungkapan kasus tabrak lari ini memicu sorotan publik di Desa Kampuri dan sekitarnya. Warga mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas perkara ini demi keadilan bagi korban dan keluarganya.

(Mdn/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250

Example 728x250
error: Content is protected !!