BeritaKEK Sei MangkeiSimalungunSumut

Keluarga Korban Apresiasi, PT Shell Oil Indonesia Dan PT Adya Cemerlang Harviy Tidak Lalai Terhadap Korban Kecelakaan Kerja

35
×

Keluarga Korban Apresiasi, PT Shell Oil Indonesia Dan PT Adya Cemerlang Harviy Tidak Lalai Terhadap Korban Kecelakaan Kerja

Sebarkan artikel ini
Siberpatroli.co.id || SIMALUNGUN – Malang tidak berpauh entahkan siang entahkan malam, inilah gerangan pepatah lama warisan budaya orang-orang tua kita terdahulu, namun kehidupan harus terus berjalan sesuai dengan kodrat-Nya, dan kita sebagai hamba hanya mampu bermohon dan berdoa, namun ketentuannya hanya Allah Swt yang membuat keputusan.
Ahyer Hadeani (20) salah seorang yang telah memenuhi ketentuan Allah Swt harus kembali kehadirat-Nya meski dalam usia masih terlalu muda, kecelakaan kerja yang dialaminya membuatnya memenuhi Firman Allah dalam Alquran “kulkun nafsin zaiqotul.maut” bahwa tiap-tiap yang bernyawa pasti akan mati, hanya waktu dan tempat serta jalannya yang berbeda-beda, wallahu a’lam bimuroddihi.
Suasana haru bercampur dengan suasana masih berduka dirumah orang tua Ahyer Adeani, Huta VI Sibatu-batu Nagori Bandar tinggi Kecamatan Bandar Masilam Simalungun, dua pejabat teras selaku HRD bapak Sofian Manulang dan beberapa orang rekan-rekannya dari PT Shell Oil Indonesia dan Vendor PT Adya Cemerlang Harviy ibu Vira Pebrianti Nababan.SH datang untuk memenuhi kewajibannya selaku badan usaha resmi di KEK Sei Mangkei, yang bertanggung jawab penuh atas terjadinya kecelakaan kerja yang terjadi pada hari Jumat 13/3/2026 yang lalu.
Kedatangan pejabat teras kedua perusahaan tersebut untuk menyerahkan santunan almarhum Ahyer Adeani kepada ibu kandungnya yang berstatus janda, hak tersebut merupakan santunan gaji almarhum selama 7 (tujuh) bulan kedepan atau hingga selesai masa kontrak kerja bulan November 2026 yang akan datang, yang merupakan bukti tanggung jawab kedua perusahaan tersebut.
Dihadapan ibu almarhum Ahyer Adeani, HRD PT Shell Oil Indonesia bapak Sofian Manulang  menjelaskan ” ini semua murni merupakan santunan kami dari pihak perusahaan PT Shell Oil Indonesia dan Vendor kami PT Adya Cemerlang Harviy, bahwa santunan berupa gaji yang kami serahkan ini sejumlah 7 (tujuh) bulan gaji kedepan”, ujar HRD PT Shell Oil Indonesia bapak Sofian Manulang.
Ini semua kata HRD PT Shel Oil Indonesia Sofian Manulang “yang kami serahkan malam ini adalah murni haknya Ahyer Adeani yaitu  merupakan kebijakan managemen PT Shell Oil Indonesia dan Vendor PT Adya Cemerlang Harviy, semoga saja dana yang kami serahkan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, mengingat kondisi ibu kami yang kondisinya sedang sakit”, ucap Sofian Manulang.
Sementara, Vira Pebrianti Nababan.SH dari pihak Vendor PT Adya Cemerlang Harviy memberikan dana bantuan biaya proses penguburan, dana sejumlah itu murni merupakan bentuk tanggung jawab moral dan tanggung jawab sosial dimana almarhum Ahyer Adeani bekerja.
Vira Pebrianti Nababan.SH mengatakan “apa yang kami berikan ini ibuk tidaklah seberapa dengan kehilangan dan kesedihan yang ibuk rasakan, kami sadar ibuk bahwa kesedihan dan kepedihan hati yang ibu rasakan saat ini, tidaklah terobati dengan sejumlah apa yang kami berikan malam ini, namun ini semua merupakan tanggung jawab kami selaku badan usaha dimana tempat almarhum adek kami bekerja, kami juga turut merasakan kesedihan dan kepedihan yang ibuk rasakan, namun semua merupakan ketentuan Allah Swt adek kami Ahyer Hadeani begitu cepat dipanggil untuk menghadap-Nya”, kata Vira Pebrianti Nababan.SH.
Dijelaskan oleh bu Vira “yang kami serahkan malam ini semua murni dari Perusahaan PT Shell Oil Indonesia dan PT Adya Cemerlang Harviy, tidak termasuk klim BPJS Ketenagakerjaan, untuk klim BPJS ketenagakerjaan kita masih kumpulkan semua berkas-berkas serta data-data almarhum Ahyer Adeani, juga data-data ahli warisnya, yaitu ibu kandung Ahyer Adeani sendiri, dan insya Allah dalam waktu satu atau dua hari ini mudah-mudahan semua berkas dan data-data sudah terkumpul semua, untuk segera kita serahkan kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan”, ujarnya kepada ibu korban dan keluarga.
Pantauan lansung wartawan dilokasi rumah kediaman ibu kandung Ahyer Adeani terlihat penuh keakraban dan kekeluargaan, dimana kedatangan tim dari PT Shell Oil Indonesia dan PT Adya Cemerlang Harviy disambut hanyat oleh ibu dan keluarga almarhum, tidak sesikitpun terlihat wajah kebencian dari keluarga korban, sejak kedatangan hingga tim beranjak dari rumah tersebut terlihat sesekali diiringi senda gurau.
Saat beranjak meninggalkan rumah ibuk almarhum Ahyer Adeani, HRD PT Shel Oil Indonesia Sofian Manulang  sempat berbincang-bincang dengan wartawan dengan mengatakan “berdasarkan data kami bahwa almarhum ini bekerja sangat baik dan sangat jarang alpa atau mangkir, justru perusahaan punya pertimbangan tersendiri dalam hal ini, kita juga sangat menyesali kejadian ini, namun semua sudah menjadi suratan takdir almarhum ini dan kami juga rekan-rekan sepekerjaan dengan almarhum ini benar-benar sangat merasa kehilangan”, ujar Sofian Manulang kepada wartawan.
Dilanjutkannya “bahwa sebagaimana diketahui adanya pemberitaan media terkait kecelakaan tersebut yang dipublis di media yang narasi pemberitaannya mendikreditkan atau menjustice PT Shel Oil Indonesia dan Vendor kami PT Adya Cemerlang Harviy itu semua tidak benar dan tidak berdasar, sebab berita tersebut tidak resmi bersumber dari pihak kami, lagi pula tim investigasi dari Polri dan Wasnaker sumut belum melakukan investigasi berita tersebut sudah beredar dimedia, namun begitu itu semua kami hargai, sebab itu semua merupakan produk jurnalis”, ujar Sofian Manulang HRD PT Shel Oil Indonesia kepada wartawan.(*)
Pewarta : Supriono
Editor     : Redaksi
www.siberpatroli.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250

Example 728x250
error: Content is protected !!